Finda Copot Tulisan Kasir Toilet Berbayar di PS Mall

Finda Copot Tulisan Kasir Toilet Berbayar di PS Mall

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA

Wawako Palembang Fitrianti Agustinda yang sidak dan mencopot tulisan KASIR di meja sebelum masuk ke toilet di PS Mall, Rabu (29/3/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Toilet berbayar di Palembang Square (PS) Mall dihentikan langsung pengoperasiannya oleh Wakil Walikota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda.

Finda, sapaan akrabnya, awalnya melakukan sidak ke toilet berbayar di PS Mall, Rabu (29/3/2017). Saat melihat ada tulisan KASIR sebelum masuk toilet, tulisan tersebut dicabut langsung oleh Finda

Dari pantauan Sripoku.com, Finda didampingi jajarannya sempat menyisir toilet PS mall dari lantai satu hingga lantai tiga. Bahkan toilet di PSX mall pun tak luput dari pantauannya.

Finda menegaskan agar pihak managemen PS Mall untuk tidak menarik pungutan atau gratis untuk penggunaan toilet dikarenakan toilet merupakan sarana umum yang harus dimiliki mall maupun pusat keramaian lainnya.

“Saya minta ini segera dihentikan, harusnya ini semua gratis karena ini termasuk fasilitas umum yang wajib dimiliki mall manapun,” tegasnya seusai menyidak seluruh toilet di PS mall.

Mengenai kondisi toilet yang disidaknya,Finda mengakui bahwa kebersihan toilet sangat baik dan bersih sekali. Bahkan toilet pun ada yang khusus untuk anak-anak, wanita, penyandang disabilitas dan ruang ibu menyusui.

“Sangat luar biasa ya saya melihat toilet dan sarana yang sangat mendukung. Saya baru tahu kalau toilet bisa dikemas dalam bentuk yang sangat menarik dan nyaman. Ini bisa dijadikan contoh baik oleh mall dan tempat keramaian lainnya yang menyediakan fasilitas umum,” ujarnya.

Sementara itu, Estate Manajer PS Mall, Gufron, mengatakan jika uang retribusi itu besarannya hanya seribu rupiah dan diperuntukkan untuk merenovasi dan merawat toilet di sana. Bahkan diakuinya, uang tersebut juga digunakan untuk memperbaiki toilet di salah satu sekolah di daerah Kalidoni.

“Ya kalau secara prosedur memang ini tidak baik, namun penggunaannya bukan untuk kita sendiri melainkan membantu perbaikan toilet di sekolah-sekolah di Palembang. Kedepan, setelah kita rapatkan dengan jajaran manajemen baru kita dapat putuskan apakah retribusi ini akan dihentikan atau tidak,” ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata

Editor: Tarso

Sumber: Sriwijaya Post

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s