Sinusitis, Flu Infeksi Bakteri

Penulis

 Windy Siska

PILEK: Hidung tersumbat karena pilek adalah tanda sinusitis

ANDI (38) sudah sangat lelah dengan penyakit flunya yang tak kunjung sembuh. Awalnya, buruh bangunan ini mengalami demam dengan gejala batuk pilek. Ia pun berobat ke puskesmas dan diberi obat, baik untuk demam, batuk dan pileknya, sayangnya, keluhan demam dan batuk sembuh, tapi flu belum juga sembuh.
Saya kira ini mungkin bawaan cuaca, katanya.
Sebenarnya, lanjutnya, tidak banyak cairan yang dikeluarkan, namun keluhan flu terus menerus dirasakan sehingga ada rasa membuang ingus. Kadang, cairan ingus itu tidak ada, bahkan sampai nyeri di bagian pipi, ungkapnya.
Menurut dr Yoan Levia Magdi, Sp.THT- KL, hidung adalah panca indera yang sering bermasalah. Hati-hati penyakit sinusitis, karena penyakit ini sering ditemukan dalam praktik dokter sehari-hari, bahkan dianggap sebagai salah satu penyebab gangguan kesehatan tersering di seluruh dunia.
Dokter yang praktek di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang menerangkan, sinusitis merupakan peradangan mukosa sinus paranasal, umumnya dipicu oleh rhinitis (peradangan pada hidung), sehingga sering disebut rinosinusitis.
Ia mengatakan, penyebab utama penyakit sinusitis yakni flu karena infeksi virus yang kemudian hari berlanjut menjadi infeksi bakteri. Untuk faktor penyebab dan pencetus lain, sambung dia mencakup rhinitis alergi, rhinitis hormonal pada wanita hamil, polip hidung, kelainan anatomi hidung.
Contohnya tulang hidung bengkok, pembengkakan dalam hidung, sumbatan drainase kompleks osteomeatal,ungkapnya. Selain itu infeksi amandel, infeksi gigi, kelainan imun, hipertrofi adenoid, polusi lingkungan, udara dingin dan kering dan kebiasaan merokok.
Tambah dia, wajah manusia memiliki empat pasang rongga sinus, antara lain satu pasang sinus maksila pada pipi, satu pasang sinus ethmoid pada pangkal hidung, satu pasang sinus frontal pada dahi, dan satu pasang sinus sfenoid pada rongga hidung bagian belakang.
Sinus yang paling sering mengalami peradangan adalah sinus ethmoid dan maksila,terangnya.
Diakuinya, gejala rinosinusitis yakni hidung tersumbat disertai nyeri atau rasa tertekan pada muka, ingus kental yang sering dirasakan mengalir ke tenggorokan, demam, dan lesu.
Nyeri wajah seringkali dirasakan pada keadaan akut, yaitu sesuai dengan daerah sinus yang terkena, seperti nyeri pipi pada sinusitis maksila, nyeri di antara kedua by Ads” href=”http://sumeks.co.id/sinusitis-flu-infeksi-bakteri/#13141407″ style=”box-sizing: border-box; color: rgb(77, 178, 236); background-color: transparent;”> bola mata pada sinusitis ethmoid, nyeri dahi pada sinusitis frontal. Gejala lainnya mencakup sakit kepala, gangguan pengciuman, bau mulut, batuk kronik, gangguan tenggorok, bahkan sampai gangguan paru, seperti bronchitis dan bronkiektasis, tukasnya. (qiw/via).

Sumber :

http://sumeks.co.id/sinusitis-flu-infeksi-bakteri/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s